Soal Ujian Tengah Semester Media Pembelajaran

Soal Ujian Tengah Semester Genap 2015/ 2016

Fakuktas Agama Islam

Universitas Pembangunan Panca Budi Medan

 

Mata Kuliah           : Media Pembelajaran

Bobot                    : 3 SKS

Semester/ Prodi  : VI/ Pendidikan Agama Islam

Dosen Pengampu : Fitri Amaliyah Batubara, S.Pd.I., M.Pd

 

Jawablah pertanyaan di bawah ini!

1. Tuliskan pengertian media pembelajaran,  karakteristik dan kegunaannya dalam proses belajar mengajar!

2. Jelaskan langkah-langkah pengembangan media pembelajaran!

3. Misalkan Anda seorang guru Agama Islam kelas 1 SD/ MI yang akan menyampaikan materi tentang Wudhu, media pembelajaran apa yang akan Anda gunakan dalam proses belajar mengajar agar para siswa tertarik dan memahami dengan baik topik pelajaran yang Anda sampaikan!

 

NB: Sifat ujian take home. Adapun jawaban dari soal tersebut dikirim melalui email pribadi masing-masing mahasiswa ke smartlecturer@yahoo.com. Jawaban harus sudah masuk ke email tersebut paling lambat tanggal 13 April 2016 Pukul 11.00 WIB.

 

Iklan

Soal Ujian Tengah Semester Psikologi Pendidikan

Soal Ujian Tengah Semester Genap  2015/ 2016

Fakultas Agama Islam

Universitas Pembangunan Panca Medan

 

Mata Kuliah           : Psikologi Pendidikan

Bobot                     : 3 SKS

Semester/ Prodi   : IV/ Pendidikan      Agama Islam

Dosen Pengampu : Fitri Amaliyah Batubara, S.Pd.I., M.Pd

 

Jawablah pertanyaan di bawah ini!

1. Tuliskan sejarah dan manfaat psikologi pendidikan!

2. Jelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan!

3. Jelaskan perkembangan sosioemosional dan bahasa pada anak usia remaja!

4. Jelaskan kenapa seseorang perlu belajar!

5. Tuliskan perbedaan  antara psikologi behaviorisme, kognitif dan humanistik!

 

NB: Sifat ujian take home. Adapun jawaban dari soal tersebut dikirim melalui email pribadi masing-masing mahasiswa ke smartlecturer@yahoo.com. Jawaban harus sudah masuk ke email tersebut paling lambat tanggal 13 April 2016 Pukul 12.15 WIB.

Bermula dari Cinta

Dandelion-In-Hand

foto dari google

Oleh: Fitri Amaliyah Batubara, M.Pd
“Tetapi, orang besar tidak dilahirkan. Orang-orang besar itu ditempa, diukir dan dipersiapkan oleh pendidikan yang baik. Salah satunya adalah tersedianya kesediaan untuk senantiasa menyemangati dengan cinta. Menggerakkan jiwa mereka untuk melakukan kerja besar yang bermakna. Bukan menyibukkan diri dengan kekurangan.” (Fauzil Adhim, Positive Parenting)

Dengan semangat dan sepenuh cinta saya mulai salah satu cita-cita besar di hidup saya, yaitu menjadi seorang dosen atau pendidik. Jangan tanya seperti apa rasanya sampai pada apa yang saya cita-cita kan ini. Speechless. Tapi begitu pun tetap harus ada yang saya tuliskan agar cerita ini abadi. Saya sudah sampai pada cita-cita saya dan tentu saja ini bagian dari skenario Allah. Saya sudah sampai pada cita-cita saya tapi di langkah pertama saya menyadari bahwa ada begitu banyak hal yang perlu saya lakukan. Yes, and this story just start.

Sekarang saya dosen di salah satu kampus di luar Medan. Mata kuliah yang saya ajarkan adalah salah satu mata kuliah yang bagi kebanyakan orang termasuk sulit. Ini terbukti setelah saya melakukan observasi kecil-kecilan to all of my students. Saat saya bertanya pada mereka siapa yang menyukai mata kuliah saya dan yang menyukainya tentu saja bisa dihitung. Bayangkan, di hari pertama Anda mengajar ada begitu banyak mahasiswa yang tidak atau kurang menyukai mata kuliah yang Anda ajarkan. So, segera saya mencari strategi agar persepsi mereka tentang mata kuliah ini berubah apalagi sejak tahun ajaran baru ini dosen yang mengajar mata kuliah ini dituntut untuk bisa maksimal sehingga mahasiswa memiliki skill yang baik.

Saya mencari tahu sebab mereka tidak menyukai mata kuliah ini hingga akhirnya saya dapat beberapa kesimpulan. Sayang sekali jika mereka tidak suka dengan mata kuliah ini padahal ini memang sangat penting untuk menunjang karir mereka di depan. So, I gave them some tips dengan harapan tips ini bisa memotivasi dan  mereka lakukan hingga akhirnya merubah paradigma mereka tentang mata kuliah ini. Saya berharap kalau mereka bisa cinta dan suka mata kuliah ini dan saya sebagai dosennya. Paling tidak jika mereka tidak menyukai saya, mereka bisa menyukai mata kuliah ini.

Hari pertama mengajar, selain menyampaikan kontrak kuliah, saya merasa perlu ada perkenalan yang berkesan dan hangat di antara dosen dengan mahasiswanya. Dosen juga perlu menghujani mahasiswa dengan semangat dan motivasi. Sebab itu, dosen bukan hanya pengajar dan pendidik, tapi juga motivator bagi mahasiswanya. Saya tidak tahu formula mana yang saya terapkan yang berhasil merubah paradigma mahasiswa saya. Dipertemuan kedua saat saya bertanya pada mereka apakah mereka menyukai mata kuliah saya, hanya ada satu atau dua orang yang masih mengatakan kurang menyukai. Ini bukan masalah tapi menjadi PR bagi saya agar mata kuliah ini selalu mendapat tempat di hati mereka.

Hari pertama mengajar satu-satu wajah dosen saya saat S1 dan S2 berkelebat di benak saya. Saya hanya paham satu hal, yang mendidik dengan sepenuh hati dan cinta akan selalu lekat di hati mahasiswanya. Saat menuliskan ini, saya semakin rindu dengan para dosen saya, motivasi-motivasi mereka dan cara mereka mengajar. Selain kedua orangtua, mereka inspirasi saya.

05 Oktober 2015

Let’s Talk About Education

11950540_416673358540862_1084911718_noleh: Fitri Amaliyah Batubara, M.Pd

This is my second blog. My first blog is http://www.fitriamaliyahdiazura.wordpress.com and still on. Here, I will focus to write all about education. We can talk and share about education each other here. So, have a nice trip on my blog. =)

By the way, menulis dan mendidik adalah 2 hal yang membuat siapa saja banyak membaca dan belajar. Tulisan kita berkualitas atau tidak tergantung apa yang kita baca dan sebanyak apa kita membaca. Strategi dan muatan materi yang kita sampaikan pada anak didik kita pun tergantung pada apa yang kita baca, sebanyak apa kita membaca dan kemauan kita untuk belajar. So, don’t waste our time for useless activities.